Unjuk Rasa di Depan Kantor PT. Ara, Di Jaga Ketat Polsek Wasile

POLRES HALMAHERA TIMUR

BAGIKAN INFORMASI

Polres Halmahera Timur, Polsek Wasile – Bertempat didepan kantor PT. Ara Desa Batu Raja Kec. Wasile Kab. Haltim dilaksanakan Aksi unjuk rasa oleh Forum Komunikasi pemuda karang taruna Desa Batu Raja (FKPB) sebagai Korlap Ketua Ilham Fabanyo, Sekertaris Mustafa S.pd., Jimmi Kendari dan Yasir M Ali. Selasa, (22/01/2018).

Dalam giat aksi tersebut, Forum pemuda karang taruna desa batu raja menuntut agar seminar kembali dokumen amdal PT. Ara, Membentuk kembali tim CSR yang melibatkan desa batu raja, Perekrutan tenaga kerja masyarakat desa batu raja, Pertangung jawaban janji muspika bersama perusahaan PT. Ara soal ganti rugi dampak limbah industri pertambangan, Waktu realisasi program program CSR sesuai dokumen amdal atas program yang dicadangkan segera diorbitkan, Perusahaan dilarang melakukan eksplorasi baik produksi maupun perkantoran, Apabila semua tuntutan ini tidak di akomodir oleh pihak perusahaan maka kami akan melakukan pemboikotan seluruh aktifitas dan perusahaan PT. Ara segera hengkang dari desa batu raja.

Setelah penyampaian tuntutan masa aksi di temui oleh perwakilan PT. Ara yaitu Kepala KTT Bambang Purwanto dan Camat Wasile Muh. Ade Hamisi dalam penyampaianya menjelaskan memang betul kejadian musibah pada tanggal 19 desemmber yang mencemarkan pertanian dan perikanan di desa batu raja terjadi dan sudah di tangani oleh pemerintah Dinas BLH, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan untuk menghitung kerugian yang terjadi dan perusahaan siap untuk menganti, pada hari rabu di undang oleh DPRD prov .untuk menjelaskan dan memperlihatkan dokumen – dokumen perijinan yang dimiliki dan penyaluran dana CSR.

Camat wasile Muh. Ade Hamisi menjelaskan tentang kronologis penaganan yang terjadi dengan adanya pencemaran di desa batu raja yaitu menuggu hasil perhitungan oleh dinas terkait dan Pemerintah akan mengawal terus untuk penyelesaian ganti rugi tersebut apabila perusahan tidak merespon maka akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

Setelah dilaksanakan hering dengan perusahaan, Kepala KTT Bambang Purwanto menyampaikan kepada menejer perusahaan kapan akan dilakukan pembayaran ganti rugi pencemaran, dan dari tanggapan menejer perusahaan akan membayar ganti rugi setelah kembali dari DPRD Provinsi sekitar hari senin minggu depan, dari hasil tagapan dari Menejer PT. Ara tersebut Massa aksi tidak mau dengan putusan tersebut, karena perusahaan terlalu banyak janji yang tidak ditepati oleh karena itu pada pukul 13.45 wit massa aksi langsung memblokir jalan produksi untuk menghentikan aktifitas perusahaan.

Dalam giat orasi mengunakan kendaraan Mobil Puck Up DG 8064 S, Mobil Truck warna hijau DG 8039 TU, Mobil Truck warna kuning, Sound sistem, toa, Spanduk yang bertuliskan “PT. Ara telah melakukan kejahatan terorganisir, usut tuntas penggelapan dana CSR yang terhitung sejak tahun 2010, Tutup PT. Ara selamatkan tanah kita dan generasi kita”

Aksi massa yang berjumlah kurang lebih 250 orang dijaga oleh sejumlah anggota Polsek Wasile Polres Halmahera Timur berlangsung dengan aman dan tertib.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close