Rapat Penataan Dapil dan Simulasi Penghitungan Alokasi Kursi Pemilu DPRD Kabupaten Halmahera Timur Tahun 2019

Polres Halmahera Timur

BAGIKAN INFORMASI

Polres halmahera Timur –   Bertempat di Meeting Room penginapan SAMADA Desa Soagimalaha Kec. Kota Maba Kab. Haltim telah berlangsung Rapat Penataan Daerah Pemilihan (DAPIL) dan Simulasi Perhitungan Alokasi Kursi Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Timur Tahun 2019. Kamis (21/12/17).

Dalam kegiatan rapat kerja yang berlangsung, turut hadir pula Asbur Somadayo (Ketua KPU Haltim, Rustam Adam (Komisioner KPU Haltim, Mudafir Lambutu (Komisioner KPU Haltim), Mamat Jalil (Komisioner KPU Haltim), Irawan Mabud, SH ( Kadis Dukcapil Pemda Haltim), Ketua DPD/DPC dan Perwakilan Pengurus Parpol Se-kabupaten Haltim antara lain : 1. Arifin Gawa (LO DPC Perindo Haltim), 2. Halek Lastori (Sek DPD PAN Haltim), 3. Said Mustafa ( Lo Partai Demokrat), 4. Andi Haliun ( Lo Partai Demokrat), 5. Faisal Daud ( Sek PBB Haltim), 6. Muhibu Mandar (Partai Nasdem), 7. Hi. Muhammad Daud Ali (Sek PDI.P Haltim), 8. Irwan Torar ( Partai Nasdem), 9. Sahran Sinen (Sek DPD Hanura Haltim), 10. Abdul Latif Molle (Ketua DPC Gerindra Haltim), 11. Jafrin Yasin ( LO Gerindra Haltim), 12. Musgawir Cow (LO PKS Haltim), 13. Hasan Jalal (Sek PPP Haltim ), 14. Nehemia Bustami ( Bendahara PKPI Haltim ), 15. Iswan Passy ( Ketua PSI Haltim ), 16. Mubin Abas ( Ketua PARSINDO Haltim), 17. Andi Habibi ( Staf Kesbanglinmas Pemda Haltim), dan hadir pula Staf Sekretariat KPU Haltim

Dalam acara ini, Sambutan langsung diberikan oleh Ketua KPU Haltim sbur Somadayo yang intinya Kegiatan Rapat hari ini merupakan lanjutan dari kegiatan Sebelumnya pada tanggal 13 Desember 2017, pada kegiatan hari ini juga akan dilaksanakan simulasi tentang pembagian Daerah Pemilihan (Dapil) serta Alokasi kursi perdapil sehingga diharapkan agar kegiatan hari ini seluruh peserta baik parpol maupun Pemda Haltim agar dapat memberikan masukan, saran, pendapat maupun kritikan dengan mengedepankan fikiran positif sehingga tercipta suasana yang damai dalam momentum tahapan memilih Anggota DPRD Haltim tahun 2019 mendatang.

Para tamu dan peserta yang hadir dalam acara ini selanjutnya melaksanakan Coffe Break, dan dilanjutkan dengan penyampaian beberapa materi Sosialisasi, yakni Rustam Adam (Komisioner KPU Haltim) tentang Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) sesuai ketentuan UU No.7 thn 2017 pasal 201 ayat 1, dan Data pemilih yang akan digunakan pada Pemilu Tahun 2019 adalah data pemilih yang diserahkan minimal 16 Bulan sebelum pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 (Data pemilih Bulan Desember 2017), serta Jumlah Data pemilih Haltim yang akan digunakan pada Pemilu Tahun 2019 adalah data Pemilih DKA2 Semester satu tahun 2017 yakni 90.924 jiwa.

Materi juga disampaikan oleh Bapak Mudafir Lambutu (Komisioner KPU Haltim) tentang Simulasi Penghitungan Alokasi Kursi Pemilu DPRD Tahun 2019 sesuai ketentuan UU No.7 tahun 2017 pasal 191, beliau menyampaikan beberapa prinsip Penataan Dapil dan Alokasi Kursi diantaranya, Kesetaraan Suara adalah prinsip yg mengupayakan harga kursi yg setara antara satu dapil dgn dapil yg lain, Ketaatan pd sistem pemilu yg Proporsional adalah prinsip yg mengutamakan jumlah kursi besar dalam pembentukan dapil (mengutamakan 6 s/d 12 kursi), Proporsional adalah prinsip yg memperhatikan keseimbangan alokasi kursi antar dapil, Integritas Wilayah adalah prinsip yg memperhatikan keutuhan dan keterpaduan wilayah, dgn memperhatikan kondisi geografis dan sarana penghubung, Coterminus adalah dapil yg dibentuk harus dalam cakupan dapil tingkatan yang lebih besar ( Dapil DPRD Provinsi ), Kohesivas adalah prinsip yg memperhatikan aspek sejarah, kondisi sosial budaya adat istiadat dan kelompok minoritas, serta Kesinambungan adalah prinsip Penataan Dapil yg memperhatikan komposisi dalil pada pemilu sebelumnya.

Seperti yang diketahui berdasarkan data jumlah pemilih dan berdasarkan 7 prinsip pembagian Dapil tersebut diatas Parpol mengusulkan pembagian Dapil sebagai berikut : Dapil dibagi menjadi 2 (dua) Daerah Pemilihan yakni Dapil I (Kec. Wasile Selatan, Wasile, Wasile Timur, Wasile Tengah, Wasile Utara) dengan Alokasi kursi 10 kursi dan Dapil II (Kec. Maba Utara, Maba Tengah, Maba, Kota Maba, Maba Selatan) dengan alokasi kursi 10 kursi, Dapil dibagi menjadi 3 (tiga) Daerah Pemilihan yakni Dapil I (Maba Selatan, Kota Maba, Maba) dengan alokasi kursi 7, Dapil II (Kec. Maba Tengah, Maba Utara, Wasile Utara, Wasile Tengah) dengan alokasi kursi 6 kursi dan Dapil III (Kec. Wasile Selatan, Wasile, Wasile Timur) dengan alokasi kursi 7 kursi, Dapil dibagi menjadi 4 (empat) Daerah Pemilihan yakni Dapil I (Kec. Maba Selatan dan Kec. Kota Maba) dengan alokasi kursi 4 kursi, Dapil II (Kec. Maba, Maba Tengah dan Kec. Maba Utara) dengan alokasi kursi 6 kursi, Dapil III (Kec. Wasile Utara, Wasile Tengah, Wasile Timur) dengan alokasi kursi 5 kursi dan Dapil IV (Kec. Wasile Selatan dan Kec. Wasile) dengan Alokasi kursi 5 kursi.

“Lanjut” Usulan Pembagian Dapil yang disampaikan oleh Partai Politik pada hari ini akan dilakukan Uji Publik dan selanjutnya diusulkan ke KPU Provinsi dan KPU Pusat untuk diputuskan Jumlah Dapil di Haltim pada Pemilu Tahun 2019.

Penyampaian materi pun ditutup dengan Bapak Irawan Mabud, SH (Kadis Dukcapil Pemda Haltim), bahwa beliau menyampaikan bahwa Data DAK2 yang diserahkan oleh Kemendagri ke KPU RI adalah data semester satu tahun 2017 yakni data pertanggal 30 Juni 2017 sejumlah 90.924 jiwa merupakan data murni penduduk Haltim, Permasalahan Pencetakan KTP yang terjadi bukan karena kehabisan blanko akan tetapi karena adanya data ganda pada penduduk di haltim yang sudah melakukan perekaman e-KTP, Kemendagri akan melakukan perekaman bagi penduduk pada tahun 2018 bagi penduduk Indonesia yang akan genap usia 17 pada saat pemilu tahun 2019.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close