Operasi Patuh 2018 : Polres Haltim Gelar Apel Pasukan

Haltim

BAGIKAN INFORMASI

POLRES HALTIM – Kepolisian Resort Halmahera Timur dan Jajarannya menggelar Operasi Patuh tahun 2018 yang di laksanakan selama 15 hari yang di laksanakan serentak di seluruh Indonesia. Rabu, (25/04/2018).

Dengan mulainya operasi patuh 2018 Polres Halmahera Timur melaksanakan Apel gelar Pasukan di Lapangan Apel Polres Halmahera Timur dalam rangka meningkatkan kesadaran, kepatuhan masyarakat di bidang keamanan, keselamtan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Hadir dalam apel gelar pasukan tersebut Wakapolres Halmahera Timur Kompol M. Jabir, Danramil 1505 Maba Mayor Ifantri Kausairi, Kadis Perhubungan Ubaid yakub, Camat Maba Robert Barbaken dan para peserta apel Polri, TNI, Pol PP, dan Dinas Perhubungan.

Dalam Gelar Apel pasukan Wakapolres Haltim membacakan amanat Korlantas Polri, perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital, dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman (cukup menggunakan handphone). modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja polri khususnya polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut. polisi lalu lintas terus berupaya melaksanakan program kapolri yang disebut promoteri (profesional-modern -terpercaya).

 

Salah satu yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan. Keselamatan memang sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalu lintas. Dalam konteks ini, lalu lintas dapat dipahami sebagai urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan cermin tingkat modernitas.

Keselamatan dalam berlalu lintas memang sering diabaikan bahkan tidak dianggap penting. kesadaran pengguna lalu lintas, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, maupun pengguna jalan lainnya masih rendah. masih ditemukan pengendara yang melawan arus lalu lintas serta menggunakan kendaraan bak terbuka untuk transportasi masyarakat.

Melalui penyelenggaraan operasi patuh ini, maka diharapkan akan tercapai beberapa tujuan sebagai berikut, terwujudnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, turunnya angka kecelakaan lalu lintas dan mampu menekan jumlah fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, berkurangnya titik kemacetan terciptanya kerjasama yang baik antar instansi pemangku kepentingan lalu lintas dan terwujudnya situasi dan kondisi kamseltibcar lantas yang mantap.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close