Aksi Unras Karang Taruna Dan Aliansi Fagalgali Ke Kantor Camat Maba, Di Kawal/Jaga Oleh Polres Haltim Dan Polsek Maba

Halmahera Timur

BAGIKAN INFORMASI

Polres Halmahera Timur, Humas Polsek Maba – Aksi Unjuk Rasa yang dilakukan oleh Karang Taruna se Kecamatan Maba bersama dengan Aliansi Fagalgali di depan Kantor Camat Maba, Rabu (21/02/2018)

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, Alfano W. Susu meminta penjelasan Camat Maba tentang penggunaan dana CSR 2017 yang tidak tepat sasaran dan ada indikasi bahwa penggunaan dana CSR untuk kepentingan pribadi. Dan pembelian Sound System tenda / tenti memakan biaya 200 juta dalam penggunaannya tidak sesuai yaitu disewakan kepada masyarakat apabila dipinjam.

Lanjut, Bahwa dana CSR sebanyak 100 juta digunakan untuk tunggakan listrik tidak sesuai, dan Camat Maba memanfaatkan jabatannya berlibur ke pulau Plun menggunakan Speed Boat milik PT. Antam

“Meminta kepada Wakil Bupati agar segera melakukan pergantian terhadap Camat Maba Bapak Robert Barbakem” Ucap Alfano.

Martoms Rorano menambahkan Bahwa pengoperasian mobil sampah yang tidak maksimal dan Tidak adanya transparan dalam pengelolaan anggaran. Serta dalam hal perekrutan tenaga kerja pihak Kecamatan kurang tegas dalam mengawasi gelombang masyarakat yang masuk sehingga berpengaruh ke dokumen penduduk artinya bahwa pihak kecamatan perlu tertib administrasi kependudukan di wilayah Kec.Maba

Lanjut Martoms, pihak kecamatan dan desa yang berada di wilayah Ring 1 sudah sepakat agar melalui sistim 1 pintu tapi kenyataannya tidak sesuai dengan kesepakatan.

Pihak Kepolisian Resort Haltim melakukan negosiasi akhirnya Camat Maba menemui Massa aksi.

Dalam kesempatan itu, camat maba menemui massa aksi dan menjelaskan bahwa penanganan sampah sudah dikelola oleh Kades Buli Asal dan Kades Wayafli. Upah Tenaga Kerja Sampah sudah di naikan honornya yaitu Rp 1.700.000 menjadi Rp 2.000.000 dan Mobil Truck Sampah saat ini mengalami kerusakan dan sementara dalam proses perbaikan.

Camat Maba Robert Barbakem mengatakan bahwa dalam hal perekrutan karyawan PT. Antam, pihak Kecamatan tidak mengintervensi dalam hal ini PT. PKSS selaku pemenang tender.

“Saat ini sedang ada pembangunan Tribun Sepak Bola di Lapangan Bailo Desa Buli dan sementara masih dalam proses pekerjaan” ucap Robert Barbakem.

Kapolsek Maba Iptu Lewangga Y.P Tandungan, S.ik melalui Kasi Humas Bripka Akbar Hariman menjelaskan bahwa kegiatan unjuk rasa tersebut tidak ada kericuhan dan berakhir pukul 17.55 wit dalam keadaan aman kondusif.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close